ASTRID punya cerita

Selasa, 06 April 2010

Dua Tahun, Segudang Prestasi


Apa yang ada dipikiran Anda saat mendengar kata sepeda? Anda pasti langsung teringat masa-masa kecil dulu saat bermain sepeda bersama teman-teman. Kini Anda tidak perlu lagi mengingat masa-masa kecil Anda, karena sekarang Anda tetap bisa bermain sepeda walaupun Anda bukan lagi anak kecil.

Di kota Bandung ada sebuah komunitas yang bisa membuat Anda bermain sepeda kembali seperti waktu kecil dulu. Komunitas tersebut bernama R2 Tim Cruiser Division Bandung. Disini, jenis sepeda yang digunakan sangat unik dibandingkan sepeda biasa yang sering kita gunakan. Sepeda yang digunakan oleh komunitas ini memiliki tempat duduk yang bernama banana sit, menggunakan rem torpedo, memiliki sisi bar, dan menggunakan jenis rangka sepeda cruiser 20. Komunitas ini baru berdiri sejak 2 tahun lalu, namun prestasi yang mereka peroleh sudah tidak perlu diragukan lagi.

Di bawah pimpinan Sapto Aji sebagai ketua sekaligus pelopor berdirinya, komunitas ini sudah memiliki segudang prestasi. Aji menyebutkan beberapa prestasi yang pernah diraih oleh komunitas R2 Tim Cruiser Division Bandung, diantaranya adalah 2 kali mengikuti Bandung Lowrider Sindikat (BLS), Juara 1 kelas Chopper di Motor Plus, mendapat peringkat sebagai The Best Paint dan juga Best Chopper, serta masih banyak lagi prestasi lainnya. “Saking banyaknya saya sampai lupa”, tutur Aji saat ditemui Bandung Ekspres di rumahnya yang juga merupakan tempat berkumpulnya anggota komunitas R2 Tim Cruiser Division Bandung.

Sapto Aji, pria kelahiran Bandung, 19 Februari 1977 ini mengakui bahwa semua ini berawal dari komunitas mobil balap yang merupakan tempat Aji sebelumnya. Saat itu, Aji mengajak konsumennya untuk bermain sepeda lowrider, kemudian berkembang dari mulut ke mulut sampai akhirnya anggotanya terus bertambah. “Peralatan yang digunakan pun sebenarnya berawal dari kegiatan Aji yang senang merakit barang-barang. Sedangkan untuk nama R2 sendiri berawal dari alamat rumah Aji yang terdapat di Jalan Rambutan No.2.” ungkap Aji sambil tertawa.

Jumlah anggota R2 Tim Cruiser Division Bandung, sejauh ini sebenarnya ada 83 orang, namun jumlah yang aktif hanya 15-20 orang. Hal ini disebabkan karena para anggota itu memiliki kesibukan lain seperti sekolah, kuliah, atau kerja. Untuk anggota R2 Tim Cruiser Divison Bandung, tidak ada batasan usia. “Siapa pun yang ingin bergabung boleh saja, disini kami tidak memberikan batasan usia. Pelajar pun boleh bergabung disini” tambah Adyta yang merupakan salah satu anggota sekaligus pengembang komunitas R2 Tim Cruiser Division Bandung saat kami temui bersama Aji.

Kalau Anda ingin memiliki sepeda seperti ini, Anda bisa membelinya mulai dari harga Rp 2 juta sampai puluhan juta rupiah. Sekarang ini, Aji mengakui kalau peminat sepeda lowrider di kota Bandung sudah berkurang. Mungkin orang-orang Bandung cenderung mulai bosan karena tren sepeda lowrider di kota Bandung sudah ada sejak lama. Namun, untuk orang-orang di kota Jakarta dan Bali, sepeda jenis ini sedang banyak diminati dan mereka menjadi konsumen terbanyak yang memesan sepeda lowrider saat ini.

R2 Tim Cruiser Division Bandung sering melakukan kegiatan Sahur on The Street bersama dengan VW Safari Club Bandung (VCB). Selain itu, kegiatan yang pernah dilakukan oleh R2 Tim Cruiser Division Bandung diantaranya Autoland, Bandung Blossom, Jawa Barat Expo, Launching PAMOEA (Paguyuban Mobil Eropa Australia), dan masih banyak lagi kegiatan lainnya. Selain kegiatan-kegiatan khusus itu, R2 Tim Cruiser Division Bandung juga melakukan kegiatan rutin setiap hari Kamis pukul 10 malam dengan rute perjalanan dari Jalan Rambutan No. 2 melewati Ahmad Yani, kemudian menuju Simpang Lima dilanjutkan ke Asia Afrika, lalu ke Braga dan berakhir di Dago melewati Pasupati. Sampai di Dago, seluruh anggota beristirahat, makan, dan kembali pulang. *Astrid

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda